Jihad Palestina - Percik Darah di Serambi Al-Quds

Percik Darah di Serambi Al Quds juga mengisahkan bagaimana umat yang dihina di Palestina, bangkit dan memilih jalan kemuliaan mereka, jihad! Dari bumi para nabi tersebut, lahir singa-singa perjuangan yang rela mengorbankan hidupnya untuk sebuah kemuliaan abadi. Izuddin Al Qossam, Yahya Ayash, Syekh Ahamd Yasiin, dan nama-nama syuhada yang tak bisa disebutkan satu persatu yang telah memercikkan darah mereka di Serambi Al Quds demi memenuhi janji mereka kepada Allah SWT. Sungguh, kekejaman yahudi kepada kaum Muslimin hanya akan melahirkan para pemberani dari negeri tersebut.

Muhandi At Thahir, insinyur, ahli bom di brigade Izzuddin Al Qossam, Darin Taufiq, pelaku aksi syahid pertama dari kaum Muslimah, Ayat Al Akras, Riyyim Shalih Ar Riyaasyi, adalah contoh pemuda dan pemudi Palestina yang menempuh jalan syahid demi membela kehormatan kaum muslimin di Palestina

. Keyakinan dan keberanian mereka mestinya memompa semangat jihad kaum Muslimin di mana pun mereka berada.

Jihad, Solusi Masalah Palestina

Syekh Abu Mush'ab Az Zarqawi pernah mengatakan : "Sesungguhnya kami berjihad di Irak sementara mata kami tertuju ke Baitul Maqdis".

Palestina telah menjadi masalah seluruh kaum Muslimin yang masih ada setitik iman dan ghiroh Islam dalam dadanya. Masalah ini tidak bisa dijadikan masalah lokal, hanya khusus rakyat Palestina saja, tetapi harus menjadi masalah global, seluruh ummat Islam sedunia. Kaum Muslimin wajib membebaskan tanah kaum Muslimin di Palestina.

Syekh Usamah bin Ladin mengatakan : “Kepada saudara kami di Palestina. Kami ucapkan, Sesungguhnya darah anak-anakmu adalah darah anak kami. Dan darah kalian adalah darah kami. Darah dibalas darah kehancuran dibalas kehancuran. Kami bersaksi atas nama Allah bahwa kami takkan membiarkan kalian sampai kita menang…atau mati seperti Hamzah r.a.

Syekh Usamah menepati janjinya. Serangan 11 September 2001 dilancarakan dan merupakan jawaban langsung atas kebijakan politik Amerika membela agresor Israel yang membumi-hanguskan Palestina. Jadi, Amerika diserang bukan karena mereka adalah corong kebebasan, tetapi karena Amerika adalah pelindung utama kaum laknat yahudi yang menyiksa anak-anak kaum Muslimin.

Al Haznawi, salah seorang pelaku aksi syahid 11 September bersumpah berulang-ulang bahwa yang dilakukannya adalah karena dan untuk Palestina, untuk Palestina, dan Palestina. Begitu juga, Syekh Abdul Aziz Al Muqrin, Syekh Zarqawi, dan lainnya.

Demikianlah perjuangan umat Islam dalam upayanya membebaskan Palestina. Dahulu, Nabi Muhammad SAW memuliakan Masjidil Aqsha dan Palestina. Para sahabat kemudian membebaskannya dan menjadikannya sebagai wilayah Islam. Kini Palestina terjajah dan didzolimi. Percik darah masih tercecer di bumi Palestina. Apakah yang telah kita lakukan ?
Kutipan : Arrahmah