Video serangan udara pengecut rezim Suriah membantai lebih dari 300 warga sipil muslim di kota Halfaya
10.15
Pesawat tempur rezim Nushairiyah Suriah melakukan serangan biadab
dengan membom antrian warga sipil muslim yang hendak membeli roti di
kota Halfaya, propinsi Hamah pada Ahad (23/12/2012) pagi.
Laporan awal pada Ahad siang yang dilansir oleh aktivis kemanusiaan
dalam kota Halfa menyebutkan sedikitnya 90 warga sipil gugur dan 300
warga lainnya luka berat oleh serangan pengecut tersebut. Namun laporan
terbaru yang dilansir oleh kantor berita Koordinator Revolusi Lokal di
Ghautah Timur dan Ugarits News pada Ahad malam menyebutkan korban gugur
telah melebihi 300 warga sipil.
Lebih dari 1.000 orang telah mengantri di sebuah pabrik roti kota Halfaya saat rudal-rudal udara ditembakkan oleh pesawat tempur Mig-21 rezim Suriah pada Ahad. Kekurangan bahan bakar dan tepung telah membuat produksi roti tidak menentu di seluruh negeri, dan orang sering menunggu berjam-jam untuk membeli roti. Para korban termasuk anak-anak dan kaum perempuan.
Mayat-mayat ratusan anak-anak, wanita dan pria yang menunggu giliran pembelian roti berserakan di mana-mana. Sebagiannya tertimbun oleh reruntuhan bangunan toko roti. Puluhan warga sipil yang selamat dan mujahidin berlarian untuk melakukan evakuasi. Darah dan tulang belulang korban berceceran di jalanan.
Pekik kepedihan dan histeris melanda kota Halfaya. Ya Allah, ya Allah, seru warga yang tak mampu menahan kepedihan atas kebiadaban rezim Suriah.
"Lihatlah wahai bangsa Arab! Lihatlah wahai Dunia!" teriak seorang wartawan.
(muhib almajdi/arrahmah.com)
Lebih dari 1.000 orang telah mengantri di sebuah pabrik roti kota Halfaya saat rudal-rudal udara ditembakkan oleh pesawat tempur Mig-21 rezim Suriah pada Ahad. Kekurangan bahan bakar dan tepung telah membuat produksi roti tidak menentu di seluruh negeri, dan orang sering menunggu berjam-jam untuk membeli roti. Para korban termasuk anak-anak dan kaum perempuan.
Mayat-mayat ratusan anak-anak, wanita dan pria yang menunggu giliran pembelian roti berserakan di mana-mana. Sebagiannya tertimbun oleh reruntuhan bangunan toko roti. Puluhan warga sipil yang selamat dan mujahidin berlarian untuk melakukan evakuasi. Darah dan tulang belulang korban berceceran di jalanan.
Pekik kepedihan dan histeris melanda kota Halfaya. Ya Allah, ya Allah, seru warga yang tak mampu menahan kepedihan atas kebiadaban rezim Suriah.
"Lihatlah wahai bangsa Arab! Lihatlah wahai Dunia!" teriak seorang wartawan.
(muhib almajdi/arrahmah.com)


